Diluar
materi tugas anak kuliah kali ini saya akan mencoba untuk memberikan masukan
terhadap kalian semua mengenai pilih mana antara kuliah dengan bekerja
Sejauh
pengalaman saya, saya lahir di bandung tepatnya di rumah kakek dan nenek di
daerah majalaya bersekolah SD sampai SMA menjalani nya dengan begitu nyaman dan
tenang
Tibalah
saatnya ketika ujian nasional tingkat SMA dan akhirnya dinyatakan lulus suasana
pun senang dan bangga dan dicampur rasa bimbang karena akan memilih antara kuliah
dengan bekerja
Ini
cerita saya dari SD sampai SMA bisa dibilang siswa yang berprestasi karena
dibuktikan dengan mendapat beasiswa dan pernah ikut lomba olimpiade tingkat
kabupaten pelajaran komputer dan pada akhirnya tahun 2010 suasana anak sekolah
pun hilang setelah dinyatakan lulus ini lah babak baru akan dimulai
Lulus
SMA saya mencoba kemampuan saya ikut ujian seleksi IPDN Jatinangor karena bagi
saya mencoba sesuatu yang menantang itu lebih mempunyai kekuatan sendiri, 2
bulan lamanya melatih fisik, akademik dan psikotest secara otodidak, tiba saat nya mengikuti seleksi test IPDN
tahap demi tahap dijalani dan sebulan lamanya proses dari awal sampai akhir dan
inilah hasilnya bahwa saya masih belum diberi kesempatan untuk bisa mengenyam
pendidikan disana
Hilanglah
semua rencana saya bila kuliah di IPDN dan pada akhirnya saya mempunyai tekad
yang kuat tahun depan akan bisa mengubah hasil akhir dari ujian seleksi IPDN
bulan demi bulan saya lewati dan apa boleh buat kehendak orang tua dan kakek
nenek saya menasehati agar saya merantau di kota Bekasi dengan harapan bisa
bekerja walau hanya bermodalkan ijazah SMA
Tahun
2010 jadilah saya anak rantau dari bandung bulan demi bulan saya lewati dan
akhirnya mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang orang bilang “elit” semua
fasilitas tunjangan ada tanpa terkecuali hanya bekerja sesuai peraturan yang
ada.Bulan demi bulan tahun berganti tahun akhirnya tekad saya semula untuk bisa
masuk perguruan tinggi hilang dari benak pikiran saya sampai tahun 2016
Pada
awal masuk perusahaan tahun 2010 dengan gaji pokok 1,8 juta hingga tahun 2017
dengan gaji pokok 4 juta hanya bermodalkan ijazah SMA. Tibalah dimana kondisi
perekonomian indonesia mulai bergeser dan berdampak bagi pekerja pekerja
seperti saya yang hanya mengandalkan upah lembur untuk tambahan uang jajan
menjadi harus menghemat pengeluaran karena lembur sudah dibatasi
Dan
pada akhirnya tibalah surat ederan dari sekolah SMP untuk reuni one dekade (10
tahun) alumni SMP tempat saya sekolah dulu, melihat orang lain yang mengambil
jalan untuk kuliah lagi baik di PTN maupun di Perguruan tinggi swasta lebih
mempunyai kharisma dan gaya tersendiri yang bisa terlihat dari penampilannya
Mungkin
ini teguran buat saya agar mencoba melihat kebelakang perjalanan hidup saya dan
tekad yang dulupun muncul kembali untuk bisa mengenyam pendidikan lebih tinggi
lagi dan pada tahun 2016 akhirnya saya mencoba kuliah walau perguruan tinggi
swasta dan hanya sabtu minggu mengikuti SKS nya bagi saya tidak ada kata
terlambat (6 tahun lamanya setelah lulus SMA) untuk
mencoba memulai kembali perjalanan hidup di banggu kuliah..
Kisah
di bangku kuliah tidak hanya sebatas belajar dan mengerjakan tugas dosen tetapi
lebih menjadi orang yang mempunyai pengendalian diri dalam mencari solusi...
Itulah
cerita saya antara memilih kuliah atau kerja atau kuliah sambil kerja,
bagaimana pengalaman Pembaca Note Anak
Kuliah,,,, hidup adalah pilihan, tidak memilih pun merupakan pilihan














0 komentar:
Posting Komentar